Selasa, 22 Maret 2016


Nama : Rizqi Septia/12-022-138-7/IX F/SMP N 1 Muntilan

Surga Dunia “Gunung Prau”  
BAB I
Pendahuluan 
  
1. Mengapa potensi wisata yang dipilih layak dikunjung? 
Saat ini banyak orang-orang yang mengunnjungi Gunung Prau untuk menikmati keindahan alam di sana. Banyak juga orang yang belum mengetahui tempat wisata “Gunung Prau”, dan saya akan memberikan beberapa informasi mengenai perjalanan wisata ke Gunung Prau. 
                                                                             
2. Apa yang menjadi daya tariknya? 
Selain itu, Gunung Prau tidak terlalu tinggi untuk pendakian yang mempermudah pendaki mencapai puncaknya. Walaupun begitu, pemandangannya tetaplah menakjubkan. 

BAB II
Isi
1. Ulasan menenai potensi wisata
Untuk berwisata ke Dieng terutama Gunung Prau, kita bisa mem bocking beberapa paket wisata. Seperti hotel maupun penginapan, paket makan, paket perjalanan (kendaraan untuk berkeliling daerah sana).
Jalur pendakian Gunung Prau yang paling terkenal adalahh lewat jalur “Patak Banteng”. Karena gunung Prau dikenal dengan jalur pendakian yang pendek dan relatif mudah maka gunung Prau cocok sekali untuk dijadikan destinasi bagi para pendaki pemula. Kamu nggak akan menyesal jika mendaki gunung Prau. Pendakian rata-rata hanya membutuhkan 3-4 jam. Sepanjang trek perjalanan sampai kita akan berjumpa dengan pemandangan yang sangat indah dan tidak ada duanya. Kita bisa melihat pemandangan dataran tinggi Dieng dan Telaga Warna dari jauh. Kita juga akan berjumpa dengan perkebunan, hutan, padang bunga Daisy. Sampai puncak gunung Prau kita akan disambut oleh Bukit Teletubies dan jika pagi tiba kita akan dihadiahi “Golden Sunrise” gunung Prau. Golden sunrise gunung Prau inilah yang diklaim paling bagus se-asia tenggara. Dari situ kita bisa melihat pucuk banyak gunung di pulau Jawa seperti gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Slamet.
Gunung Prau memiliki ketinggian 2.565 mdpl. Ketinggian yang cukup-lah jika dibandingkan dengan gunung berapi namun jalur pendakiannya pendek dan waktu perjalanan juga singkat. Hal tersebut dikarenakan titik memulai pendakian kita sudah berada pada ketinggian 1.700 mdpl.
Dataran tinggi Dieng terkenal dengan suhu dingin yang menusuk tulang oleh sebab itu persiapkan segalanya terlebih dahulu sebelum berangkat menuju sana. Yang terpenting jaket yang hangat, dan perlengkapan lain tentunya. Untuk mendaki gunung Prau biasanya ada dua pilihan planningnya yakni sekali jalan atau bermalam di puncak. Sebagian pendaki memulai pendakian pada dini hari sekali sekitar pukul 01.00 WIB. Sampai puncak sekitar pukul 04.00 WIB. Kemudian menikmati sunrise di puncak dan kembali turun sekitar pukul 08.00 WIB. Sebagian lagi ada yang memulai pendakian pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Sampai puncak sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka akan menikmati sunset gunung Prau kemudian mendirikan tenda di sana. Pagi hari mereka akan menikmati golden sunrise-nya gunung Prau. Dan siangnya turun. 
Gunung Prau bentuknya memanjang melintas lima daerah kabupaten sekaligus,  yaitu wilayah Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal.
        Karena di Gunung Prau memiliki suhu yang dingin, jadi jangan lupa untuk membawa peralatan penghangat badan :
·      Jaket (bisa windbreaker, insulated jacket, sweater)
·      Tshirt lengan panjang, asal kaus atau flanel lengan panjang tapi jangan kemeja katun karena tambah dingin.
·      Celana panjang. Saya saranin yang wool atau polyester jangan jeans karena kalau kena ujan atau embun jadi tambah berat dan dingin.
·      Kaus kaki.
·      Kupluk, atau beanies, atau earmuff alias tutupan kuping kalo mau gaya.
·      Sarung tangan.
·      Syal (kalo butuh aja terserah sih), berfungsi ganda buat nutup hidung di Kawah yang bau belerang.
·      Sepatu trekking (kalo keds biasanya licin, apalagi sendal jepit, tapi kalo oke sih gapapa yah).
·      Sunblock, karena mataharinya lebih deket ke kita dong ah di gunung gitu loh.
·      Body lotion dan lipbalm, suhu dingin bikin kulit ngelupas loh jangan dikira ngga loh.
·      Senter, buat trekking pagi buta sehabis subuh mengejar matahari.
·      Daypack, tas backpack kecil buat eksplor seharian
·      Botol minum yang bisa diisi ulang, daripada nambahin sampah botol plastik kan.
·      Sunglasses, selain buat nutupin mata baru bangun ngejar sunrise, juga biar ga silau .
·   Handuk, karena ngga semua tempat penginapan di Dieng sedia handuk bersih untuk pengunjung.
·   Sarung, atau kain Bali, buat alas tempat tidur, buat sarungan, buat syal dadakan.


Untuk sampai Di Wonosobo, dapat menggunakan berbagai jenis angkutan seperti mobil, Bus, travel, taksi maupun sepeda motor, transportasi ke dan dari Wonosobo cukup ramai. Jaman dulu pernah juga ada jalur kereta api akan tetapi saat ini hanya tersisa relnya saja, tahun 2013/2014 pernah diwacanakan lagi untuk membuka jalur kereta api tersbut untuk memudahkan pengunjung yang akan menuju Dieng.
 
Sunrise Gunung Prau

Pemandangan pagi Gunung Prau

Jalur Pendakian Gunung Prau 




BAB III
Simpulan dan Saran

1. Simpulan
Dengan uraian di atas,  kita dapat mengetahui bahwa ketika kita akan mengunjungi obyek wisata, sebaiknya kita mempelajari ketentuan-ketentuan di sana. Dan juga, jangan lupa mempersiapkan segala sesuatu yang dibbutuhkan.
2. Saran
- Setiap pendaki wajib melapor di Pos pelaporan di pintu masuk pendakian Gunung Prau dan     meninggalkan fotocopy kartu identitas yang berlaku dan nomer kotak yang bisa dihubungi.
- Buat pendaki yang berumur kurang dari 17 tahun dan tidak didampingi atau tidak mendaki dengan orang tuanya wajib menyertakan surat ijin pendakian dari orang tua.
- Wajib membawa perlengkapan standar pendakian (baju ganti, raincoat/jas hujan, sleeping bag, baju hangat, tenda, dan perlengkapan P3K) dan perbekalan (makanan dan minuman yang mencukupi).
- Wajib melakukan pemeriksaan barang bawaan (check packing) sebelum pendakian di Pos Pelaporan dan melakukan pemeriksaan sampah bawaan ketika turun di Pos Pelaporan.
- Membawa turun sampah yang dihasilkan dari pendakian. Jika memungkinkan juga memungut dan membawa turun sampah yang ditemui.
- Untuk para pendaki atau rombongan pendakian ke Gunung Prau yang belum mendapat pendidikan dasar kegiatan di luar ruang/pendakian gunung atau belum mengerti medan, disarankan untuk membawa guide lokal yang mengerti medan.
3. Larangan 
- Menangkap, membunuh, melukai satwa, dan/atau membawa keluar satwa yang ditemui di kawasan Gunung Prau.
- Membawa binatang peliharaan selama melakukan perjalanan atau pendakian di kawasan Gunung Prau.
- Mengambil, memetik, memotong, dan membawa keluar kawasan tumbuhan/tanaman atau bagian-bagiannya yang ada di kawasan Gunung Prau.
- Membawa miras, obat terlarang, alat musik (gitar, piano, harmonika, dll), alat elektronik (radio, tape, walkman, gamewatch, wireless, dll), binatang peliharaan, senjata api, senapan angin, golok, alat berburu, sabun, odol, shampoo dan sejenisnya. Dipersilahkan membawa senjata tajam untuk keperluan memasak dengan melaporkan kepada petugas di Pos Pelaporan.
- Merusak, mengotori atau melakukan corat-coret pada bangunan/pohon/batu, menempel sticker, memasang tanda petunjuk arah tidak resmi, melakukan pencemaran (sungai, mata air, aliran air, membuang sampah).
- Membuat api unggun atau perapian (sebaiknya membawa kompor lapangan perorangan/alat masak), membawa dan menyalakan petasan atau kembang api di dalam kawasan Gunung Prau.

 
BAB IV
Daftar Pustaka

The Traveling Cow. (11 Januari 2016). Tips Mengunjungi Dieng. Diperoleh dari 20 Maret 2016, dari http://www.travelingcow.com/2015/01/tipsmengunjungidieng.html



Facebook. (28 Desember 2013). PERATURAN PENDAKIAN GUNUNG PRAU.  Diperoleh 21 Maret 2016, dari https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=621021881268401&id=492329954137595&_rdr


Maafkan jika kurang lengkap ya.. :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar