Nama dan Alamat : Rizqi Septia &
Muhammad Alfian Dhanny N
(SMP N 1 Muntilan, Magelang)
Surga
Dunia “Gunung Prau”
BAB I
Pendahuluan
1. Mengapa potensi wisata yang
dipilih layak dikunjung?
Saat ini banyak orang-orang yang
mengunnjungi Gunung Prau untuk menikmati keindahan alam di sana. Banyak juga
orang yang belum mengetahui tempat wisata “Gunung Prau”, dan saya akan
memberikan beberapa informasi mengenai perjalanan wisata ke Gunung Prau.
2. Apa yang menjadi daya tariknya?
2. Apa yang menjadi daya tariknya?
Selain
itu, Gunung Prau tidak terlalu tinggi untuk pendakian yang mempermudah pendaki
mencapai puncaknya. Walaupun begitu, pemandangannya tetaplah menakjubkan.
BAB II
Isi
1. Ulasan menenai potensi wisata
Untuk berwisata ke Dieng terutama
Gunung Prau, kita bisa mem bocking beberapa paket wisata. Seperti hotel maupun
penginapan, paket makan, paket perjalanan (kendaraan untuk berkeliling daerah
sana).
Jalur
pendakian Gunung Prau yang paling terkenal adalahh lewat jalur “Patak Banteng”.
Karena gunung Prau dikenal dengan jalur pendakian yang pendek dan relatif mudah
maka gunung Prau cocok sekali untuk dijadikan destinasi bagi para pendaki
pemula. Kamu nggak akan menyesal jika mendaki gunung Prau. Pendakian rata-rata
hanya membutuhkan 3-4 jam. Sepanjang trek perjalanan sampai kita akan berjumpa
dengan pemandangan yang sangat indah dan tidak ada duanya. Kita bisa melihat
pemandangan dataran tinggi Dieng dan Telaga Warna dari jauh. Kita juga akan
berjumpa dengan perkebunan, hutan, padang bunga Daisy. Sampai puncak gunung
Prau kita akan disambut oleh Bukit Teletubies dan jika pagi tiba kita akan
dihadiahi “Golden Sunrise” gunung Prau. Golden sunrise gunung Prau inilah yang
diklaim paling bagus se-asia tenggara. Dari situ kita bisa melihat pucuk banyak
gunung di pulau Jawa seperti gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Slamet.
Gunung
Prau memiliki ketinggian 2.565 mdpl. Ketinggian yang cukup-lah jika
dibandingkan dengan gunung berapi namun jalur pendakiannya pendek dan waktu
perjalanan juga singkat. Hal tersebut dikarenakan titik memulai pendakian kita
sudah berada pada ketinggian 1.700 mdpl.
Dataran
tinggi Dieng terkenal dengan suhu dingin yang menusuk tulang oleh sebab itu
persiapkan segalanya terlebih dahulu sebelum berangkat menuju sana. Yang
terpenting jaket yang hangat, dan perlengkapan lain tentunya. Untuk mendaki
gunung Prau biasanya ada dua pilihan planningnya yakni sekali jalan atau
bermalam di puncak. Sebagian pendaki memulai pendakian pada dini hari sekali
sekitar pukul 01.00 WIB. Sampai puncak sekitar pukul 04.00 WIB. Kemudian
menikmati sunrise di puncak dan kembali turun sekitar pukul 08.00 WIB. Sebagian
lagi ada yang memulai pendakian pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Sampai
puncak sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka akan menikmati sunset gunung Prau
kemudian mendirikan tenda di sana. Pagi hari mereka akan menikmati golden
sunrise-nya gunung Prau. Dan siangnya turun.
Gunung
Prau bentuknya memanjang melintas lima daerah kabupaten sekaligus, yaitu
wilayah Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Batang dan
Kabupaten Kendal.
Karena
di Gunung Prau memiliki suhu yang dingin, jadi jangan lupa untuk membawa
peralatan penghangat badan :
· Jaket (bisa
windbreaker, insulated jacket, sweater)
· Tshirt lengan panjang,
asal kaus atau flanel lengan panjang tapi jangan kemeja katun karena tambah
dingin.
· Celana panjang.
Saya saranin yang wool atau polyester jangan jeans karena kalau kena ujan atau
embun jadi tambah berat dan dingin.
· Kaus kaki.
· Kupluk,
atau beanies, atau earmuff alias
tutupan kuping kalo mau gaya.
· Sarung tangan.
· Syal (kalo
butuh aja terserah sih), berfungsi ganda buat nutup hidung di Kawah yang bau
belerang.
· Sepatu
trekking (kalo keds biasanya licin, apalagi sendal jepit, tapi kalo oke
sih gapapa yah).
· Sunblock,
karena mataharinya lebih deket ke kita dong ah di gunung gitu loh.
· Body lotion dan lipbalm, suhu dingin bikin kulit
ngelupas loh jangan dikira ngga loh.
· Senter,
buat trekking pagi buta sehabis subuh mengejar matahari.
· Daypack, tas
backpack kecil buat eksplor seharian
· Botol minum yang
bisa diisi ulang, daripada nambahin sampah botol plastik kan.
· Sunglasses,
selain buat nutupin mata baru bangun ngejar sunrise, juga biar ga silau .
· Handuk, karena ngga semua tempat penginapan di Dieng sedia handuk
bersih untuk pengunjung.
· Sarung, atau kain
Bali, buat alas tempat tidur, buat
sarungan, buat syal dadakan.
Untuk
sampai Di Wonosobo, dapat menggunakan berbagai jenis angkutan seperti mobil,
Bus, travel, taksi maupun sepeda motor, transportasi ke dan dari Wonosobo cukup
ramai. Jaman dulu pernah juga ada jalur kereta api akan tetapi saat ini hanya
tersisa relnya saja, tahun 2013/2014 pernah diwacanakan lagi untuk membuka
jalur kereta api tersbut untuk memudahkan pengunjung yang akan menuju Dieng.
|
Pemandangan
Gunung Prau
|
|
Camp
Pendakian Gunung Prau
|
BAB III
Simpulan dan Saran
1. Simpulan
Dengan
uraian di atas, kita dapat mengetahui
bahwa ketika kita akan mengunjungi obyek wisata, sebaiknya kita mempelajari
ketentuan-ketentuan di sana. Dan juga, jangan lupa mempersiapkan segala sesuatu
yang dibbutuhkan.
2.
Saran
-
Setiap pendaki wajib melapor di Pos pelaporan di pintu masuk pendakian Gunung
Prau dan meninggalkan fotocopy kartu identitas yang
berlaku dan nomer kotak yang bisa dihubungi.
-
Buat pendaki yang berumur kurang dari 17 tahun dan tidak didampingi atau tidak
mendaki dengan orang tuanya wajib menyertakan surat ijin pendakian dari orang
tua.
-
Wajib membawa perlengkapan standar pendakian (baju ganti, raincoat/jas hujan,
sleeping bag, baju hangat, tenda, dan perlengkapan P3K) dan perbekalan (makanan
dan minuman yang mencukupi).
-
Wajib melakukan pemeriksaan barang bawaan (check packing) sebelum pendakian di
Pos Pelaporan dan melakukan pemeriksaan sampah bawaan ketika turun di Pos
Pelaporan.
-
Membawa turun sampah yang dihasilkan dari pendakian. Jika memungkinkan juga
memungut dan membawa turun sampah yang ditemui.
-
Untuk para pendaki atau rombongan pendakian ke Gunung Prau yang belum mendapat
pendidikan dasar kegiatan di luar ruang/pendakian gunung atau belum mengerti
medan, disarankan untuk membawa guide lokal yang mengerti medan.
3.
Larangan
-
Menangkap, membunuh, melukai satwa, dan/atau membawa keluar satwa yang ditemui
di kawasan Gunung Prau.
-
Membawa binatang peliharaan selama melakukan perjalanan atau pendakian di
kawasan Gunung Prau.
-
Mengambil, memetik, memotong, dan membawa keluar kawasan tumbuhan/tanaman atau
bagian-bagiannya yang ada di kawasan Gunung Prau.
-
Membawa miras, obat terlarang, alat musik (gitar, piano, harmonika, dll), alat elektronik
(radio, tape, walkman, gamewatch, wireless, dll), binatang peliharaan, senjata
api, senapan angin, golok, alat berburu, sabun, odol, shampoo dan sejenisnya.
Dipersilahkan membawa senjata tajam untuk keperluan memasak dengan melaporkan
kepada petugas di Pos Pelaporan.
-
Merusak, mengotori atau melakukan corat-coret pada bangunan/pohon/batu,
menempel sticker, memasang tanda petunjuk arah tidak resmi, melakukan
pencemaran (sungai, mata air, aliran air, membuang sampah).
-
Membuat api unggun atau perapian (sebaiknya membawa kompor lapangan
perorangan/alat masak), membawa dan menyalakan petasan atau kembang api di
dalam kawasan Gunung Prau.
BAB IV
Daftar Pustaka
The Traveling Cow. (11 Januari 2016). Tips Mengunjungi
Dieng. Diperoleh dari 20 Maret 2016, dari http://www.travelingcow.com/2015/01/tipsmengunjungidieng.html
Facebook. (28 Desember 2013). PERATURAN PENDAKIAN GUNUNG
PRAU. Diperoleh 21 Maret 2016, dari https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=621021881268401&id=492329954137595&_rdr
Tidak ada komentar:
Posting Komentar